Perbedaan Bahan COLORBOND, ZINCALUME, GALVALUME, DAN COLORBOND

COLORBOND G-550 (Hi-Ten)
Baja lapis warna Clean COLORBOND adalah produk yang dapat digunakan dalam jangka waktu yang cukup panjang, memiliki daya tahan yang kuat dan tersedia dalam berbagai macam warna yang menarik.Baja lapis warna Clean COLORBOND dibuat dengan menggunakan baja lapis  ZINCALUME sebagai bahan dasar, yang mengandung seng dan aluminium dalam lapisannya yang memiliki daya tahan tinggi terhadap korosi.Pertama tama, baja tersebut dilapisi oleh lapisan konversi (Conversion coat). Lapisan ini berguna sebagai lapisan pengikat antara permukaan baja dan lapisan cat di atasnya untuk mencegah terjadinya pengelupasan cat. Setelah itu, dilapisi oleh lapisan primer. Lapisan primer ini berfungsi sebagai lapisan pelindung untuk mencegah terjadinya korosi. Terakhir baru dilapisi dengan lapisan cat warna. Proses pengecatan sampai selesai dikontrol dengan komputer untuk mencegah perubahan warna yang dapat terjadi pada produk Clean COLORBOND yang digunakan dalam beberapa waktu yang lama. Dalam menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada formulasi lapisan dapat dirubah. Hal inilah yang membuat baja lapis warna Clean COLORBOND dapat digunakan untuk berbagai macam aplikasi dan lingkungan.

ZINCALUME G-550 (Hi-Ten)
Baja lapis ZINCALUME merupakan baja lembaran lapis logam paduan dengan komposisi 55% Aluminium dan 45% Seng. Komposisi ini memberikan perlindungan yang prima sehingga baja ini cocok untuk berbagai aplikasi bangungan dan manufaktur. Dengan biaya yang setara, baja lapisZINCALUME memberikan usia pakai 2 hingga 6 kali lebih lama dibandingkan dengan baja lapis Galvanis pada aplikasi yang sama. Baja lapis  ZINCALUME memiliki lapisan resin jernih yang membuat permukaannya mudah di cat, mencegah goresan dan bercak tangan. Bersamaan dengan itu lapisan pasivasinya menjamin permukaannya yang keperak-perakan tetap terjaga. Tampilannya yang mengkilap memberikan daya pantul cahaya dan panas yang tinggi. Daya tahan panasnya mencapai 315 derajat celcius tanpa mengalami perubahan warna pada permukaannya, sehingga sangat cocok dipergunakan untuk atap bangunan anda.
GALVALUME
GALVALUME adalah singkatan dari GALVANIS dan ALUMINIUM
Bahan GALVALUME merujuk pada material baja dengan pelapisan yang mengandung unsur alumunium dan zinc. Untuk galvalum finishing coatingnya terdiri dari: 55% aluminium, 43,5% zinc dan 1,5% silikon.
Material baja ringan galvalum inilah yang popular dengan sebutan zincalume, salah satu merek dagang Bluescope Steel Ltd, rodusen baja ringan dengan lapisan Zinc dan Aluminium.
Sifat Aluminium yang tahan karat dikombinasikan dengan Zinc yang keras menjadikan kombinasi dari kedua bahan tersebut lebih tahan karat, kuat dan lebih ringan dibandingkan dengan Galvanis.
GALVANIS
GALVANIS adalah istilah untuk BAJA RINGAN yang diberi lapisan seng (zinc). Sedangkan galvanisasi merupakan  proses aplikasi pelapisan seng pelindung pada baja. Untuk galvanis finishing coatingnya terdiri dari: 98% zinc dan 2% alumunium. Lapisan tersebut ditujukan untuk mencegah galvanis korosi dan berkarat.
Galvanisasi dengan produk akhirnya yang sering disebut sebagai GALVANIS, melibatkan proses elektrodeposisi dan elektrokimia, metode yang paling lazim digunakan saat ini adalah hot-dip galvanisasi, dimana bagian-bagian baja direndam dalam bak seng cair.
Metode galvanisasi ini sudah dilakukan sejak abad ke 19, dan dipatenkan di Paris oleh Stanislas Sorel di tahun 1837. Istilah galvanis sendiri diambil dari nama seorang ilmuwan berkebangsaan Italia Luigi Galvani.
Ada 3 metode pengujian yang biasa digunakan untuk mengukur kemampuan baja lapis dalam menghadapi korosi :
1. UJI PENYEMPROTAN LARUTAN GARAM (Salt Spray Testing)
Pengujian laboratorium ini dilakukan dengan mengacu kepada metode pengujian ASTM B117 dan AS 1580. Hasilnya menunjukkan bahwa setelah 2000 jam disemprot oleh larutan garam, ZINCAKUME steel tetap memiliki tampilan yang jauh lebih baik di bandingkan dengan baja galvanis yang disemprot larutan garam walaupun hanya selama 240 jam saja!
2. UJI WILAYAH PANTAI (Severe Marine Exposure)
Setelah 6 tahun diuji dengan terkena cahaya langsung di wilayah pantai Bellambai Point, Baja galvanis sudah sangat kentara kehilangan lapisannya dan disertai pula oleh munculnya karat merah di lapisan teratasnya. Sedangkan ZINCALUME steel masih tetap dalam kondisi yang baik tanpa sedikitpun mengalami tanda-tanda korosi.
3. UJI LAPANGAN (Actual Field Testing)
Setelah 20 tahun terpasang di sebuah bangunan, tampak nyata bahwa atap yang terbuat dari ZINCALUME steel masih dalam kondisi sangat baik, sedangkan atap yang terbuat dari baja Galvanis sudah menunjukkan munculnya karat merah yang signifikan.
KELEBIHAN ZINCALUME STEEL
1. Tahan terhadap korosi
Komposisi terbaik Zinc dan aluminiumnya mampu memiliki kekuatan empat kali lebih baik dari baja galvanis pada kondisi yang sama
2. Lebih ekonomis
ZINCALUME Steel sangat ringan, memberikan anda meter per segi yang lebih luas untuk setiap Tonnya.
3. Mudah dibentuk
Mudah dibentuk sehingga memberikan banyak kemudahan dalam mendesain aplikasi produk
4. Penampilan atraktif
Permukaan ZINCALUME steel yang dipenuhi kembangan yang halus memberikan penampilan yang berbeda dan
sangat menarik
5. LAPISAN RESIN
ZINCALUME Steel memiliki lapisan yang bersih, sehingga memberikan tampilan yang indah dengan permukaan akhir yang lembut sehingga mudah dalam proses pewarnaan dan tahan, tidak mudah terkena noda. Dengan ZINCALUME Steel, kita juga tidak perlu mengolesi minyak sebelum di bentuk. Ini semua membuat ZINCALUME steel tidak licin dan mudah dipegang
6. Tahan terhadap suhu tinggi
Hasil proses pada suhu permukaan yang mencapai 600F° membuat ZINCALUME steel mampu bertahan terhadap suhu tinggi tanpa takut akan terjadinya pemudaran warna
7. Kemampuan memantulkan panas
ZINCALUME steel memiliki kemampuan tinggi untuk memantulkan panas dan cahaya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *