CSR dari SiMantap Untuk Klinik Mardi Lestari

Untitled

AMBULANS dari SiMANTAP

Komitmen PT TATALOGAM LESTARI untuk menjadi perusahaan yang memberi kebaikan pada lingkungan, selain diwujudkan dengan memproduksi produk berkualitas yang bermanfaat bagi masyarakat, juga diwujudkan dengan aksi sosial berupa pemberian bantuan bagi pihak-pihak yang membutuhkan.

Seperti kita ketahui bersama, PT TATALOGAM LESTARI senantiasa memberikan bantuan baik berupa pemberian dan pemasangan produk genteng metal, rangka baja ringan maupun bantuan dalam bentuk lain seperti dukungan dana, tenaga ahli dan material lainnya. Berbagai pihak seperti; sekolah, rumah ibadah, lembaga sosial maupun fasilitas umum lainnya telah merasakan manfaat dan kebajikan dari kehadiran perusahaan yang telah mendapat predikat sebagai “Produsen Genteng metal dan Rangka baja ringan terbesar di Indonesia – ReBI’ ini.

Tanggal 30 April 2014 lalu, PT TATALOGAM LESTARI menyalurkan bantuan kepada KLINIK PRATAMA RAWAT INAP MARDI LESTARI WIROSARI. Yayasan sosial di bawah naungan YAYASAN MARDI LESTARI yang berada di Sragen – Jawa Tengah ini mendapat bantuan berupa satu unit mobil ambulance untuk mendukung operasionalnya dalam melayani mesyarakat di bidang kesehatan.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Jajaran direksi PT Tatalogam Lestari; Bp. Yarryanto Rismono, Ibu Wulani Wihardjono dan Nicholas Setiabudi, dan diterima dengan baik oleh Sr. Zita Tuminah Yuliana Lusiana, SFS dan Sr. Maria E. Purwati dari pihak yayasan.

Dasar pemberian bantuan tersebut adalah perwujudan rasa syukur pada Tuhan dan ungkapan terimakasih PT Tatalogam Lestari kepada masyarakat yang secara langsung maupun tidak langsung mendukung keberadaan dan keberhasilan bisnis PT Tatalogam Lestari. Seluruh keluarga besar SiMANTAP menyadari kesuksesan saat ini tidak terlepas dari dukungan dan kepercayaan masyarakat sebagai konsumen setia produk-produk dari SiMANTAP.

Oleh karena itu, Manajemen perusahaan berkomitmen untuk ‘membagi’ karunia Tuhan kepada masyarakat yang membutuhkan. Salah satunya dengan program pemberian bantuan tersebut di atas.

Langkah PT Talogam Lestari untuk berupaya memberi kontribusi dan manfaat bagi kebaikan lingkungan perlu mendapat apresiasi karena dapat menjadi teladan bagi perusahaan-perusahaan lainnya untuk lebih peduli pada lingkungan. Mudah mudahan semakin sukses perusahaan, semakin besar rasa peduli dan cinta kasih yang dibagikan kepada sesama.

INDOBUILDTECH 2014

 

Untitled

INDO BUILD TECH 2014, Saat Tepat Beli Produk SiMANTAP

Juni ini, tepatnya tanggal 11 sampai 15 Juni 2014, Jakarta Convention Center Senayan – Jakarta kembali diramaikan ratusan produsen bahan bangunan yang memamerkan produk unggulannya dalam Pameran Bahan Bangunan bertajuk INDO BUILD TECH tahun 2014. Mereka memajang produk, menarik perhatian pengunjung agar dapat lebih mengenalkan produk mereka yang pada akhirnya diharapkan terjadi transaksi yang saling menguntungkan.

Tak ketinggalan PT Tatalogam Lestari. Pemegang Rekor Bisnis sebagai Produsen genteng metal dan baja ringan terbesar di Indonesia ini untuk kesekian kalinya memamerkan rangkaian produk-produknya identik dengan sebutan SiMANTAP di Lobby Hall no 2. Tahun ini adalah tahun ke enam (koreksi bila salah ya) PT Tatalogam Lestari berpartisipasi dalam pameran tahunan bahan bangunan terbesar di Indonesia ini.

Berbeda dengan awal-awal keikutsertaan SiMANTAP yang bertujuan mengenalkan produk – membangun awareness,  pada pameran kali ini PT TATALOGAM LESTARI menekankan pada peningkatan transaksi penjualan. Itu sebabnya berbagai upaya promosi dilakukan untuk untuk meraih omzet tinggi sesuai target yang dicanangkan. Diantaranya adalah; Harga special dengan diskon besar, hadiah langsung dan undian berhadiah; IPAD MINI, LED TV 32”, HANDPHONE dan voucher produk ‘SAKURA PORT’ bernilai jutaan rupiah.

Untuk memberikan pengalaman menarik, Di Stand SiMANTAP disediakan juga photo background untuk mendukung program ‘Selfie berhadiah’ di mana SiMANTAP akan memberikan souvenir menarik bagi orang yang menyebarkan foto diri yang sedang bergaya di Stand SiMANTAP melalui media sosial yang dimilikinya; facebook, instagram, whatsApp, BBM dan lain sebagainya.

Di stand SiMANTAP yang bertemakan ‘The Biggest’ ini, selain memajang produk-produk unggulan pilihan masyarakat yang telah membesarkan PT Tatalogam Lestari selama ini, diperkenalkan pula beberapa produk inovasi terbaru seperti; SAKURA MX dan KASO (koreksi bila perlu).

Pengunjung pun dapat menemukan hasil diversifikasi produk SiMANTAP melalui sister company-nya, PT RUMAH SEHAT SEJAHTERA. ‘Rumah Modular Prefab’, ‘Bangunan Kuat Cepat’ dan ‘DECOWOOD – Wood Plastic Composite’ ikut menyemarakkan deretan produk unggulan di salah satu stand TERLUAS di pameran ini.

Penasaran ingin mengetahui seperti apa produk terbaru SiMANTAP? Jangan lupa ke Lobby Hall No.2, JCC – Jakarta tanggal 11-15 Juni ini. Dapatkan PRODUK HEBAT, HARGA HEMAT, BONUS BER

Promo Pameran Yogyakarta

Pelanggan setia kami di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, dapatkan harga khusus pameran hanya di Stand kami di Atrium Plaza Ambarukmo. 26 Nov – 1 Des 2013

Pakai TASO pasti AMAN

Tahan Karat, Tidak Melendut, Kuat, Awet Seumur hidup

Hanya TASO yang memiliki SNI bahan baku, tertera di setiap produknya

 

Pameran Yogyakarta

b

Stephanus Koeswandi Meniupkan Profesionalisme di Tata Logam Lestari

Stephanus Koeswandi

Jika menyebut PT Tata Logam Lestari, orang akan langsung mengasosiasikannya dengan genteng metal. Tidak salah memang, perusahan ini merupakan penguasa pasar genteng metal, dengan pangsa sekitar 80%. Akan tetapi, Tata Logam bukan cuma produsen genteng metal, melainkan juga produsen rangka atap baja ringan dan rumah pre fabrikasi – yang juga terbuat dari bahan metal.

Tata Logam merupakan perusahaan keluarga yang didirikan pasangan Yarryanto Rismono dan Wulani Wihardjono. Kala itu karyawannya baru empat orang. Pabrik merangkap kantornya berupa rumah tinggal yang berlokasi di Jalan Palem Raya, Jakarta Barat. Yarrianto memproduksi genteng metal karena melihat rumah-rumah di sepanjang jalan itu masih menggunakan atap seng yang berkarat. “Dari situlah ayah saya ingin ‘mengatapi’ dan menggantikan seluruh logam seng yang berkarat tadi dengan produk terbaik kami,” kata Stephanus Koeswandi, Vice President Tata Logam.

Menurut Stephanus, tahun 1994 itu perusahaannya masih sangat kecil. Modal awalnya mungkin hanya sekitar Rp 100 juta. Seiring dengan berjalannya waktu, bisnis Tata Logam terus berkembang. Kini, ia sudah menjelma sebagai pemain besar di industri baja ringan. Dengan empat pabrik besar, tiga di Cikarang dan satu di Cibitung, Tata Logam yang diperkuat 900 karyawan mampu menghasilkan produk baja ringan sebanyak 15.000 ton/bulan. “Kapitalisasi bisnis ini pun cukup besar, yakni berkisar Rp 4-5 triliun,” ungkapnya.

Bisnis Tata Logam bergulir kencang setelah pemerintah menggencarkan pemberantasan illegal loging. Harga kayu semakin mahal. Di sisi lain, dengan menggunakan baja ringan, rangka bangunan terhindar dari serangan rayap. Lebih awet dan tahan karat.

Tata Logam meluncurkan produk genteng metal dengan merek Multi Roof, Sakura Roof, Multi Sirap dan Fancy. Untuk atap gelombang, perusahaan ini menghadirkan merek Soka Jempol dan Sakura MX. Sementara, rangka atap baja ringannya diberi merek Sakura Truss dan Taso. “Untuk Sakura Truss ini kami gunakan Tantowi Yahya sebagai brand ambassador-nya,” ujar Stephanus.

Tata Logam memasarkan produknya lewat 42 distributor yang tersebar di seluruh Indonesia, dan ditopang 4.000-an toko bahan bangunan. Di luar itu, Tata memasarkannya secara langsung lewat gerai bernama Roofmart Express. Jumlahnya saat ini mencapai 22 buah. Pendirian Roofmart tak lepas dari keinginan mewujudkan konsep gerai modern. “Kalau toko bangunan kan mungkin agak susah displai barangnya. Jadi, kami menciptakan konsep supermarket khusus untuk atap, yang menyediakan genteng metal, baja ringan, ataupun rangka platform, semua ada di situ,” tutur Stephanus.

Stephanus adalah sulung dari dua bersaudara anak pasangan Yarrianto-Wulani. Peraih Master of Engineering/Computer Engineering di RMIT University, Melbourne, Australia, 2005 ini mulai bergabung dengan perusahaan keluarganya pada Agustus 2006. Sebelumnya, ia sempat berkarier di Melbourne, bekerja sebagai Auditor Saham Junior di Coles Group Ltd.

Meski anak pemilik, Stephanus tidak langsung duduk di kursi empuk Tata Logam, tetapi harus merangkak dari bawah, yakni sebagai programmer – sesuai dengan pendidikannya di bidang komputer. Dari situ kemudian beranjak menjadi manajer sistem informasi. Dan, seiring dengan berjalannya waktu, ia terus mempelajari bidang lainnya, hingga akhirnya dipercaya sebagai VP Tata Logam.

Stephanus kini bertugas di bidang operasional, misalnya menangani pembelian bahan baku. Namun, kadang juga mengemban tugas sebagai tenaga penjualan. “Jadi, tugasnya campur-campur he-he-he,” ujarnya.

Pria kelahiran 31 tahun silam ini tidak secara spesifik menyebutkan proses penggemblengan dari ayahnya. “Papa saya bilang bahwa saya harus selalu tekun mendalami bisnis, harus melakukan apa pun dengan kesungguhan hati,” ujarnya. Maka, tak aneh jika Stephanus selalu teknun mengerjakan tugasnya. Ia juga rajin belajar, baik dari orang-orang yang ada di Tata Logam maupun di luar perusahaan.

Lalu, akan dibawa ke mana Tata Logam? Pria berkacamata ini bertekad terus menambah jaringan distribusi, agar pasarnya makin luas. “Kami juga akan memperbesar kapasitas untuk produk Sakura MX, karena potensinya masih sangat besar,” tuturnya.

Stephanus menyebutkan, rencana yang akan ditempuh dalam waktu dekat adalah menambah gerai Roofmart Express. Untuk mempercepat penambahan gerai, perusahaannya juga akan menjalin kerja sama dengan pihak lain dalam bentuk franchise. Di sisi lain, produksi rumah instan (pre fab ware house) juga akan digenjot. “Kami sedang kerjakan proyek pre fab ware house ini di Timor Leste senilai Rp 1,5 miliar untuk pembuatan gudang kopi. Kami memang akan garap lebih serius lagi untuk produk ini,” Stephanus menandaskan.(*)

By: Didin Abidin Masud & Gustyanita Pratiwi. Riset: Sarah Ratna

original article from swa.co.id