Brac1PT Tatalogam Lestari kembali mengembangkan Rumah Instan bertingkat dengan bahan yang baik seperti PURLIN, Rangka Atap TASO dan Genteng Metal SAKURA MX LEOPARD. Inilah bentuk Keseriusan Produk SiMantap menyajikan Konsep Rumah yang Kuat, Cepat, Indah dan Ringan dengan bahan yang Berkualitas.

Sebelum memulai membangun DOMUS 2 maka terlebih dahulu harus mempersiapkan Pondasi serta Sloof sebagai bagian paling bawah dan berhubungan langsung dengan tanah.

Kami sedikit Mengupas tentang Pondasi

Pondasi berfungsi untuk memikul beban bangunan yang berada diatasnya. Untuk menghasilkan bangunan kokoh, pondasi juga harus direncanakan dan dikerjakan dengan sangat hati – hati. Pondasi juga harus diperhitungkan sedemikian rupa baik dari segi dimensi maupun secara analitis mekanis. Penting untuk diperhitungkan bahwa setiap pondasi ditentukan oleh jenis, kekuatan dan daya dukung tanah tempat berdirinya. Untuk mendesain pondasi harus mempertimbangkan penurunan dan daya dukung tanah. Seperti ketika berbicara penurunan yang perlu diperhitungkan adalah penurunan total ( keseluruhan bagian pondasi turun bersama – sama ) dan penurunan diferensial ( sebagian pondasi saja yang turun / miring ).

Pondasi harus mampu menahan :

  • Beban Horizontal / Beban geser, seperti beban akibat gaya tekan tanah, perpindahan beban akibat gaya angin pada dinding.
  • Beban hidup seperti berat sendiri bangunan
  • Beban hidup, beban orang, beban air hujan dan beban lainnya
  • Gaya gempa
  • Gaya angkat air
  • Momen dan torsi

Pondasi yang bisa dijadikan referensi pada pembangunan DOMUS 2 adalah :

  • Pondasi Menerus

Screen Shot 2016-08-09 at 9.02.14 AM

Pondasi menerus biasanya digunakan untuk mendukung beban menajang atau beban garis, baik untuk mendukung beban dinding atau kolom dengan jarak yang dekat dan fungsional kolom tidak terlalu mendukung berat beban. Pondasi menerus dibuat dalam bentuk memanjang dengan potongan persegi ataupun trapesium.

  • Pondasi Setempat

Screen Shot 2016-08-09 at 9.03.30 AM Screen Shot 2016-08-09 at 9.03.44 AM Screen Shot 2016-08-09 at 9.03.52 AM

Pondasi ini dilaksanakan untuk mendukung beban titik seperti kolom , tiang kayu pada  rumah sederhana atau pada titik kolom struktural. Contoh pondasi setempat :

  • Pondasi Ompak Batu kali, dilaksanakan untuk rumah sederhana.
  • Pondasi Ompak Beton, dilaksanakan untuk Rumah Sederhana, rumah Kayu pada Rumah Tradisional, dan lain -lainnya
  • Pondasi Plat Setempat, Jenis pondasi ini juga dapat dibuat dalam bentuk bertingkat atau haunched jika pondasi ini dibutuhkan untuk menyebarkan beban dari kolom berat. Pondasi tapak disamping diterapkan dalam pondasi dangkal dapat digunakan untuk pondasi dalam.

Setelah Proses tahapan Pondasi selesai, kita melanjutkan menuju tahap selanjutnya yaitu mempersiapkan Sloof dan Lantai Kerja yang disesuaikan dengan bentuk bangunannya. Catatan : Rumah Contoh DOMUS 2 dibangun diatas luas tanah 45m2 dengan luas bangunan 90 m2

Pembuatan Bekisting menggunakan Kayu untuk persiapan sebelum pengecoran.

Setelah dilakukan terjadi Tahap pengeringan pada cor2 – an maka bekisting dilepas.

Pembuatan Lantai Kerja sebagai persiapan untuk Membangun DOMUS 2

Sloof dan Lantai kerja sudah selesai / sudah melalui proses pengeringan, Kita persiapkan Chemical Anchor dan Bracket L sebagai penunjang / pendukung Kolom PURLIN sepanjang 6 m yang akan digunakan sebagai Kolom Utama pada DOMUS 2.

Chemical Anchor

Bracket L

DOMUS 2 menggunakan PURLIN yang memiliki ketebalan : 2.30 mm merupakan bentuk pengembangan / inovasi Produk SiMantap untuk mewujudkan keinginan masyarakat dalam membangun Rumah Ramah Lingkungan. Ramah Lingkungan dikarenakan pemakaian bahan baja ringan. Pemilihan PURLIN didasari oleh Konsep bangunan bertingkat membutuhkan Baja Ringan Tahan karat yang kokoh dan tahan terhadap air semen. PURLIN memiliki bahan baku GALVANIS G450 dan Z18 ( 97% Zinc / Seng, 1 % Alumunium dan Bahan lainnya sehingga menjadi 100% )

Awal membangun DOMUS 2 adalah mempersiapkan Bahan utama yaitu PURLIN yang merupakan bahan dari Kolom Utama, pada umumnya masyarakat menggunakan Cara lama yaitu malakukan Pembesian, Bekisting dan Pengecoran pada tiap Kolom Utama. Cara ini terbilang Revolusioner diIndonesia karena tidak perlu menunggu lama untuk menyusun bata ringan / Menunggu proses keringnya cor – an pada Kolom tersebut. Diawali dengan pemasangan Bracket L Bawah ( Koneksi Kolom Utama ke Sloof ) sehingga Kolom Utama dapat berdiri tegak dan dilanjutkan Bracket L atas ( Koneksi Kolom Utama ke Balok Induk, Balok Anak dan Balok Pendukungnya )

Setelah semua Bracket L terpasang dengan benar maka Beberapa METALMAN saling membantu mengangkat Kolom Utama sepanjang 6 m. Total Kolom Utama yang harus berdiri sebanyak 12 buah. Kolom Utama sudah berdiri dilanjutkan Proses pemasangan Balok / Koneksi antar Kolom Utama satu dengan yang lain. Balok yang terpasang terdiri dari  3 jenis : Balok Induk, Balok Anak dan Balok Penunjang. Pemasangan 3 jenis Balok yang berbahan galvanis ini menggunakan Koneksi Baut dan Mur.

Setelah semua terpasang dengan baik maka METALMAN melakukan pengecekan pada bagian koneksi untuk memastikan bahwa segalanya terpasang dengan BENAR dan  BAIK. Selanjutnya pemasangan Floor Deck atau sering kami sebut SAKURA DX

SAKURA DX biasanya digunakan untuk lantai 2. SAKURA DX ini merupakan lapisan paling dasar pada pengecoran dak beton. Pelat ini memiliki  ketebalan 0.75 mm yang terbuat dari baja High Tensile G550. Profil W digunakan karena memiliki fungsi memperkuat daya lekat beton pada pelat terhadap gaya geser dan kontruksi dak nantinya. Penggunaan SAKURA DX ini sangat menghemat penggunaan perancah atau tiang – tiang penyangga saat proses pengedakan serta penghematan volume adukan cor semen. Setelah semua SAKURA DX terpasang secara keseluruhan, dilanjutkan pemasangan selembar WIRE MESH dengan ukuran M5 yang posisinya diatas persis SAKURA DX.

Pemasangan WIRE MESH ini menggunakan koneksi Kawat pada bagian yang terpisah. Kawat ini memiliki fungsi menjaga kesatuan WIRE MESH satu dengan yang lainnya. Karena untuk lantai 2 diperlukan pengecoran maka diperlukan Bekisting menggunakan kayu yang dipasang persis dipinggir / Ujung bangunan lantai 2. Penggunaan Bekisting ini untuk menjaga agar adukan semen tidak tumpah ke lantai bawah. Selanjutnya adalah pemasangan BALOK bagian atas bangunan DOMUS 2 yang memiliki fungsi menambah kekuatan horizontal pada struktur. Koneksi yang digunakan adalah Mur dan Baut. Proses selanjutnya adalah pemasangan rangka atap TASO dan Genteng Metal SAKURA MX LEOPARD. Atap terdiri dari Rangka Kuda – kuda, Gording dan Genteng. Pengerjaan selanjutnya adalah Memasang Bata Ringan yang memiliki ketebalan 10 cm pada bagian bawah Rumah / hal ini dilakukan untuk menjaga struktur bagian bawah agar tetap kuat sebelum dilakukan pengecoran lantai atas DOMUS 2.

Setelah selesai pengecoran lantai 2, tahap selanjutnya adalah Finishing yaitu :

  1. Melakukan penyusun Bata Ringan pada lantai 2 sedangkan dilantai bawah.
  2. Melakukan Pengerjaan untuk Plesteran dan Acian pada bagian tembok Bata Ringan Lantai Bawah.

3. Melakukan Plester dan Acian Bagian Atas.

4. Melakukan Finishing pengecatan dan pemasangan Ubin /Keramik.

5. Melakukan Pemasangan Parket lantai Bagian Atas.

Faktor Kerapihan serta Kebersihan didalam tempat proyek merupakan Prioritas METALMAN kami. METALMAN adalah tenaga ahli yang dilatih untuk membuat DOMUS dan DOMUS 2

Proses yang memakan waktu Kurang Lebih 2 minggu lamanya menjadi kan DOMUS 2 sebagai Pilihan Anda yang menginginkan Tempat Tinggal yang Kuat, Cepat, Ringan dan Indah.

Berikut ini Interior Didalam DOMUS 2 :

I1 I4 I3 I2

Dapatkan Rumah Impian anda dengan memesan DOMUS 2

Gunakan Aplikasi SiMantApp dengan mengunduh melalui www.simantapp.com atau

Appstore : apple.co/2bi0n70

Playstore : bit.ly/2b5Ec0I

SiMantApp Cara Mudah, Cepat Dan Praktis untuk Memesan, Memasang dan Memantau

 

By

Related Post